Mari kita BerMaulid dan mencintai Rasulullah S.A.W.-Sejarah Menyambut Maulidurrasul dan fakta2 pentingnya…

Posted: February 5, 2012 in All about Islam
Tags: , , , , , ,

Nota Penting akan asal usul Berzanji:

Nama Berzanji diambil dari nama pengarangnya yaitu Syekh Ja’far al-Barzanji bin Hasan bin Abdul Karim. Ia lahir di Madinah tahun 1690 dan meninggal tahun 1766. Barzanji berasal dari nama sebuah tempat di Kurdistan, Barzinj. Karya tersebut sebenarnya berjudul ‘Iqd al-Jawahir (Bahasa Arab, artinya kalung permata) yang disusun untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw, meskipun kemudian lebih terkenal dengan nama penulisnya.

Di Masjid AnNadhah Islamiah Seksyen 18/42 sesi Tazkirah Selepas Solat Subuh hari ini telah menyaksikan Ustaz Safwan Fathy (bekas Nazir) dan Tokoh Islam yang hebat terutama di Selangor ini serta dengan hasil2 penulisan Ustaz yang sungguh banyak (mungkin sudah 70  buah buku yang di hasilkan sehingga kini) dan beratus2 risalah dari Masjid2 kepada orang ramai yang Ustaz telah menulis secara mingguan dan di cetak dan diedarkan berapa2 ribu banyaknya kepada orang ramai.

Atas mengenangkan kewibawaan Ustaz Safwan Fathy maka Kerajaan Selangor telah anugerahkan kepasa Ustaz antara Tokoh Maulidurrasul beberapa tahun yang lepas.Tahniah Ustaz Safwan.

Pada Tazkirah Subuh hari ini Ustaz telah menjelaskan akan asal usul Maulidurrasul dimana telah bermula bacaan Maulid ini dari Imam Syekh Ja’far Al Barzanji yang ingin melihat ramai orang ke masjid dan menyintai Rasulullah SAW.Al Imam pun menyusun ayat2 Quran dan ayat2 yang memuji akhlak Rasulullah SAW dan segala cerita hal2 Rasulullah SAW dan bagaimana kita sebagai umatnya boleh mengingati Rasulullah SAW dan menghormati Baginda SAW selama2nya.

Dengan usaha awalan Imam Al-Ja’far Al Berzanji ini maka berkat usahanya yang awal2 bermaulid dengan bacaan2 qasidah serta ayat2 al-Quran terpilih maka untung lah dia kerana segala perkembangan Maulid ini menggunakan bacaan kitab Berzanji nya maka dapatlah “saham” anugerah atau pahala kepada Imam Al Ja’far Al  Berzanji ini.Segala yang baik kita buat dan awalkan akan melayakkan kita dengan anugerah2 atau berkat pahala kepada kita juga.Itu lah hebat dalam membuat perkara baik dan Allah SWT akan pasti “reward” kita dengan anugerah lebih besat dan agung yang Allah SWT Yang Sangat Mengetahuinya.

Berzanji

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Berzanji atau Barzanji ialah suatu doa-doa, puji-pujian dan penceritaan riwayat Nabi Muhammad saw yang dilafalkan dengan suatu irama atau nada yang biasa dilantunkan ketika kelahiran, khitanan,pernikahan dan maulid Nabi Muhammad saw. Isi Berzanji bertutur tentang kehidupan Muhammad, yang disebutkan berturut-turut yaitu silsilah keturunannya, masa kanak-kanak, remaja, pemuda, hingga diangkat menjadi rasul. Di dalamnya juga mengisahkan sifat-sifat mulia yang dimiliki Nabi Muhammad, serta berbagai peristiwa untuk dijadikan teladan umat manusia.

Sejarah

Nama Berzanji diambil dari nama pengarangnya yaitu Syekh Ja’far al-Barzanji bin Hasan bin Abdul Karim. Ia lahir di Madinah tahun 1690 dan meninggal tahun 1766. Barzanji berasal dari nama sebuah tempat di Kurdistan, Barzinj. Karya tersebut sebenarnya berjudul ‘Iqd al-Jawahir (Bahasa Arab, artinya kalung permata) yang disusun untuk meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad saw, meskipun kemudian lebih terkenal dengan nama penulisnya.

Penggunaan

Pembacaan Berzanji pada umumnya dilakukan di berbagai kesempatan, sebagai sebuah pengharapan untuk pencapaian sesuatu yang lebih baik. Misalnya pada saat kelahiran bayi, mencukur rambut bayi (akikah), acara khitanan, pernikahan, dan upacara lainnya. Di masjid-masjid perkampungan, biasanya orang-orang duduk bersimpuh melingkar. Lalu seseorang membacakan Berzanji, yang pada bagian tertentu disahuti oleh jemaah lainnya secara bersamaan. Di tengah lingkaran terdapat nasi tumpeng dan makanan kecil lainnya yang dibuat warga setempat secara gotong-royong. Terdapat adat sebagian masyarakat, dimana pembacaan Berzanji juga dilakukan bersamaan dengan dipindah-pindahkannya bayi yang baru dicukur selama satu putaran dalam lingkaran. Sementara baju atau kain orang-orang yang sudah memegang bayi tersebut, kemudian diberi semprotan atau tetesan minyak wangi atau olesan bedak.

Pada saat ini, perayaan maulid dengan Berzanji seperti itu sudah berkurang, dan umumnya lebih terfokus di pesantren-pesantren kalangan Nahdlatul Ulama (Nahdliyin). Buku Berzanji tidaklah sukar didapatkan, bahkan sekarang ini sudah banyak beredar dengan terjemahannya.

Referensi

  • Al Barzanjie, Syaikh Ja’far. Terjemah Al Barzanjie. Penerjemah: Achmad Najieh. Pustaka Amani, Nishfu Sya’ban 1418 H, Jakarta.

 

Ini adalah sesi2 atau majlis Mualidurrasul yang di rakamkan di YouTube untuk tontonan tuan2 puan2.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s